Jika kita melihat semacam apa seorang manusia, maka aku akan menjawab mereka adalah pembohong. jika ada yang mengatakan kalau tamatlah sudah aku berteman dengan seorang pembohong karena pembohong itu bla bla bla. maka dia sedang mengatakan bahwa itu dirinya sendiri.
Berjibaku dalam rutinitas, aku tak melupakan untuk tetap mengambil pelajaran dari apa yang terjadi di setiap jam, menit, detik semuanya tak akan pernah ku sia-siakan. dan semuanya sudah tergambar jelas bahwa sifat alamiah seorang manusia adalah pembohong.
Namun aku tak akan berbicara mengenai kebohongan aku ingin bercerita mengenai terungkapnya jawaban dari setiap pertanyaan yang ku buat dulu, kini dan esok. kehidupanku sangatlah ramah, berbeda dengan kehidupan orang lain yang tidak bisa ramah kepada mereka, mengapa? karena aku dari tahun ketahun masalahku masih sama, zonk di setiap UTS atau UAS, aku bisa berubah menjadi seorang PAMPIR ketika aku dihadapkan dengan dua kata itu, semua badanku mendingin bahkan tanganku membiru , mukaku memucat dan terkadang aku tak bisa menggerakan tangaku untuk mengisi lembar jawaban, akan tetapi masalah tersebut akan segera berakhir di tahun 2016 dimana aku sudah bisa memakai baju toga,, masalahku tetaplah sama dari tahun ketahun,,,lebay
Oleh karena itu aku sempat untuk mencoba dan melihat hal hal baru termasuk hal kegelapan. kegelapan ada pada setiap diri manusia bahkan cahaya yang menembusnya pun sulit untuk benar benar menghilangkan kegelapan itu. maka lewat tulisan ini aku ingin menjelaskan tanpa harus membuka siapa orang dibalik kegelapan itu namun satu orang yang sudah jelas yakni aku,
semua orang dalam gelapnya adalah misteri seberapa lama pun kita mengenalnya, yang pasti kegelapan itu misteri, ya aku hanya bisa bilang misteri. namun dalam kehidupanku aku sudah banyak menemukan misteri dan menarik kegelapan itu, entah itu kegelapan yang dalam batas ataupun diluar batasku, namun yang bisa aku lakukan adalah aku hanya bisa melihat tanpa bisa mencegah datangnya kegelapan itu pada diri diri kegelapan yang pernah saya temui.
Dilibatkan pada kegelapan awalnya aku tidak bisa menerima itu, namun selangkah demi selangkah aku harus bisa mengerti apa itu kegelapan. awalnya aku terjebak pada sebuah populasi dimana aku tidak bisa memaafkannya hingga hari ini, namun itu adalah awal dimana aku bisa memahami dan mengerti arti kegelapan yang sesungguhnya, hingga aku pun berhenti dimana perhentianku yang tak bisa ku ingat kapan itu terjadi namun sampai hari ini hal ini adalah misteri yang disembunyikan.
Misteri yang disembunyikan akhirnya terlihat bukan pada ku namun cerminan diriku yang dilakukan oleh seseorang, aku bisa menangis ketika aku membayakngkan apa yang terjadi, namun kegelapan kegelapan yang aku jumpai adalah kebenaran yang hakiki dan aku tak bisa untuk mencegahnya aku hanya bisa menarik kegelapan itu ketika semuanya terjadi dan ini bukan dengan tanganku tapi dengan teman disampingku.
Namun teman itu akhirnya pergi dan mencoba untuk membuat kegelapan itu seakan telah menghilang, dan kini aku sendiri yang harus terus menjawab semuanya ketika kegelapan itu kembali tiba di hadapanku, dan aku tak ingin menjadi dulu lagi, namun kegelapan itu terus menembus tanpa ku ketahui.
Pada akhirnya kegelapan itu telah terjadi dan semua pertanyaan telah teruangkap aku melakukannya seorang diri namun yang ku lakukan hanyalah terdiam untuk tujuan kegelapan itu terlihat dengan jelas, salahkah?. aku tahu kegelapan ini juga telah menyelimutiku sekarang namun yang sekarang ingin kulakukan adalah aku ingin sekali melihat sejelas-jelasnya kegelapan itu.
Walaupun semua orang menampikan diri namun aku yakini aku sudah melihat kegelapan itu pada orang yang menjadi misteri, aku hanya berharap aku bisa menemanimu semua dalam kegelapan ini risiko tertarik atau tidak sudah ku perhitungkan namun aku tahu aku harus menarik kegelapan itu ketika kegelapan itu telah jelas aku lihat dan dengan begitu aku bisa menarik dalam kegelapan.
9.28
12 juli 2015
