ARISAN CINTA
PowerPopGirl Terpisahkan
AI SITI NURAENI
IRMA HANDAYANI
RIKA AMALIA
THREE ANGLES
...
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal
ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui
sedang
kamu tidak mengetahui.
(al-Baqarah: 216)
Jika
kita dapat berhenti sejenak kemudian memikirkan tentang kehidupan kita, kita akan
menyadari bahwa semua ingatan kita walaupun mungkin terdiri atas beberapa
dekade, akan berarti sebagai perbincangan beberapa menit saja. Apa yang pernah
kita pikir penting, atau yang benar-benar kita kejar, atau yang coba kita
hindari, kini semuanya adalah bagian dari masa lalu. Apa pun yang mengingatkan
kita pada pikiran-pikiran dan perasaan ini, itu hanyalah kenangan.
Siang
itu menjadi detik terakhir kita bersanda gurau, dengan tampilan yang berbeda
kita datang ke sekolah, iring-iringan band pengantar telah terdengar dari
gerbang sekolah, dan panggung konser berdiri tegak lapang sekolah, aku yang
berbaju ungu dan sahabat-sahabatku yang tidak direncanakan sebelumnya pun
serempak memakai baju ciri khas janda ini. Aku sengaja untuk hari spesial ini
memakai batik yang dibeli dari Yogyakarta walaupun tak mahal harganya namun bolehlah
jadi kebanggaan, irma dan idah pun memakai gamis batik, dan rika pun juga
demikian. Kami berempat tak perlulah kesalon untuk melukis wajah cantik kami
ini, cukup dengan bedak baby cukup untuk kami tampak terlihat cantik.
Acara
dibuka oleh Mc dengan memakai bahasa sunda, dan utusan-utusan yang terhormat
membuka acara pidato, hingga ditengah acara diisi dengan pagelaran seni. Sampai
pada acara inti yakni mewisuda kami anak kelas tiga. Cukup mengharu biru ketika
medali dikalungkan pada kami dan bersalaman dengan guru-guru kami dengan
lentunan lagu Sapu nyere pegat simpai, terima kasih guru, dll. Sempat di sesi
ini aku menangis. Kami berpelukan melepaskan jiwa yang akan terpisah tak tau
kapan kami akan berkumpul kembali.
Selepas
duhur acara telah selesai kami sempatkan tuk berfoto bersama dan kemudian kami
berfoto berempat. Acara kami lanjutkan dengan membuat acara pribadi berempat,
kami beranjak untuk pergi makan-makan, kami mampir disebuah saung TO, maklum
disesuaikan dengan saku kami. Namun sahabat kami idah lah yang mentelaktir kami bertiga, hehe alhamdulilah ya..
Tak
ada kesedihan dibenak kami, sebelum acara perpisahan ini kami telah sibuk
dengan kewajiban-kewajiban masing-masing. Selepas UN aku bantu sang ibu
berjualan ikan asin dipaasar dan 3 hari dalam seminggu aku bantu Sang bintang
school. Kemudian Rika dan Irma pun begitu mereka juga sama bekerja di Sang
bintang school. Maklum kami anak didikan SBS Tasik Akademi Jenius.
Kami
bertiga pun memiliki misi dan visi bersama dalam mengarungi kehidupan ini. Tak
ada yang meski kami banggakan dan tak ada yang meski kami sombongkan, kami
terlahir apa adanya. Kami terkenal disekolah sebagai siswa yang sering
terlambat namun pulang juga terlambat karena hobby kami adalah Nongkrong
disekolah. Kami juga terkenal sebagai anggota IREMA BRUTAL (Ikatan Remaja Manis
Amat Baru Tau Ya Kalian) hehehe.. buakan tapi IKATAN REMAJA MASJID yang suka
ngelawan atau kalau sedang mentoring kami selalu memutar balikan atau bahkan
mengkritik atau juga kami tak pernah setuju pada asas yang mereka buat. Tapi
dari brutalnya kami laun-laun kami bisa berubah atas kesabaran sang mentor
kami, kami semakin relepan memandang kehidupan beragama, hingga menjadi seperti
ini, akhwat solehah. Dari IREMA kami dilatih dari training-training dasyat bahkan
kami dilibatkan, kami dilatih tuk berorganisasi dan membuat event besar.
Luar
biasa jalan yang telah kami lalui ini. 3 tahun kita bersama mengarungi samudra
yang pasang dan surut kami tempuh, mencari jati diri dari sebentuk manusia
menjadi manusia. Kehidupan yang telah kami lalui benar-benar dahsyat. Dan tak
akan kami lupakan begitu saja.
Mengapa
kami bersatu?? Itu pertanyaan yang membuat kami selalu tertawa saat kita
bertemu pertama kalinya. Persekolahan telah berjalan dua minggu lepas, aku tak
punya satu pun teman disekolah baru ku ini, aku mendapat musibah adikku yang
paling akhir sakit dia menderita radang otak, sungguh kasihan Allah memberinya
penyakit yang sangat berat di usianya yang masiih 14 bulan, aku berjalan dengan
menggenggam kesedihan dan bertemu Irma disana dia sedang menengok tetangganya.
Lama berselang kami semakin kenal dengannya dan Rika spupunya yang juga sekelas
dan sebangku dengannya pun dikenalkannya, aku merasa mempunyai teman karena
kami sama-sama orang Cibeureum, maklum kami sekolah dikota. Ikatan pertemanan
kami semakin erat seerat kunci gembok. Meski dalam setiap ukiran kehidupan ada
slah pahan diantara kita namun kita bisa menyelesaikannya dengan kepala
sedingin es batu.
Kami
bersatu, hingga sekarang, kami terkenal baik hati dan murid yang so smart di
sekolah, guru-guru memuji kami, karena kerendahan hati kami. Tapi dibelakang
kami terkenal so brutal, kami siswa yang suka ngerjain teman-teman lainnya,
apalagi Rika ia terkenal dengan sebutan egog karena di antara kami bertiga dia
yang paling jail. Dan irma suka di panggil bu ustadzh karena nasihat-nasihat
yang super gokil. Juga aku terkelan dengan sebutan ibu presiden yang ga
istiqomah, karena hampir semua ekskul aku masuki bahkan ketua English Club aku
sandang, tapi karena aku super bosen aku tak pernah langgeng dalam memegang
organisasi, hanya IREMA yang membuatku betah, karena banyak orang yang bisa ku
temui dan yang penting orang-orangnya aneh aneh jadi ga monoton deh…lanjut lagi
kalau disekolah guru-guru sangat percaya kepada kami sangat percaya, dan kami
pun tak akan mengecewakan mereka sedikitpun. Hingga kita lulus mereka masih
kangen dan tak bisa melupakan kami eumzz ga da generasi penerus kami,,,
Dalam
hal CINTA kita tak pernah
beruntung…hehehe banyak ikhwan-ikhwan yang kita suka,bahkan sampai seorang
trainer kita jadiin list di hati kita dan jadi bahan ngegosip di waktu
luangnya,hahah maklum kita itu IREMA BRUTAL, kita ngelist banyak ikhwan-ikhwan
dari yang mulai ikhwan gadungan hingga ikhwan sejati kita list. Banyak ide untuk
mengukir misi kita, sampai saat pementor lagi ngementoring kami melakukan aksi,
egog tak jadikan korban, hehe irma berperan menjadi sang penanya dan aku yang
tak bisa diam menjadi pengoprasi. Handphone sangpementor menjadi sasaran kami
untuk ngelis daftar ikhwan-ikhwan yang menjadi sasaran kami,hahaha kebanyangkan
betaapa gilanya,,heheh
Tapi
tetap dalam hal CINTA kita tak pernah beruntung,,, hehe mungkin belum… hingga
sampai pada puncak kejayaan kami kan ku sebar 3 G, Gold. Gospel. Terus lupa
lagi ah…. Kami mendirikan satu porum “SAUYUNA TRAINER COMMUNITY dan BIMBINGAN
KONSELING CINTA” haha ini komunitas kami
yang super gila, cara oprasinya yakin dakwah via sms. Semasa itu banyak
yang kontra dan pro terhadap kami. Sampai sampai ada yang ngadu ke pementor
kami bahwa kami gank ganjen… wahh sserius nih perlu di hajar.
Yang
menjadi sentral kami adalah SANG BINTANG SCHOOL, pertama SBS mengadakan Sminar
di UPI tasik, dan ketua IREMA membawa pamplet dan menawarkan seminar disana,
tapi kami tolak dengan penolakan yang luar biasa sadis,,, ga juga ketang…tanpa
menghapal, tanpa mencatat, tanpa PR, udah we Tanpa sekolah… ketawa sudah
menjadi lagu kebangsaan kami,, hahaha,, ga ah,,hehehe sebenarnya sih buKAN itu
tapi ini seminar ada uang tiket, dan jika kita ikut ini sudah melanggar visi
kami. Makruh hukumnya jika kami mengeluarkan selembar uang untuk hal-hal yang
begini. Selama ada yang gratis mengapa tidak..hehehe
Bedah
kampus,, saatnya berkata WooooW…. UI, UGM, UNPAD,UNSOED,,,,, ini impian kami
tak ada lagi kesempatan lagi untuk bisa tau tentang universitas favorit apalagi
mereka sengaja dateng kesini, ini kesempatan emas. Hanya akU dan Irma yang
ikut, rika sedang mengadakan acara buat
training for leader, saya dan irma yang benar-benar pemalas ini kesepmatan emas
untuk tidak ikut beberes, dan pergi menemui orang-orang yang Luar biasa di
sana… tiket diskon sang bintang school ku dapat dari sebuah kuis.. pagi siang
malam ku ingat terus dan bertanya-tanya apa ya ini?? Dan kami rapatkan untuk
mengembalikan tiket yang didapat.
Dari
sang bintang school ngesms aku, tentang produknya ah aku save aja nomornya dan
aku send tentang dakwah kesemua. Entah ada angin apa seseorang yang bernama teh
eva mengajak kami kerja sama. Ah ga panjang cerita kita jadi anak Akademi
Jenius disana. Tak akan panjang lebar kami tumbuh disana dan kami telah setahun
berjuang menyukseskan Indonesia Jenius 2018,,hehe
Hari
demi hari kami tumbuh, mengukir kehidupan yang berliku visi kami sama misi kami
sama tapi cita-cita kami berbeda. Sejak pertama aku kelas satu hingga takdir
menyempitkan langahku aku punya segenggam cita-cita yakin aku harus masuk UGM
masuk jurusan PEMERINTAHAN karena cita-citaku amat besar. Tlah ku persiapkan
serapih mungkin namun ALLAH SWT lah yang mengaturnya aku menerimanya dengan
rasa syukur, meski itu tak tersampaikan aku tetap bisa kuliah, sekarang
InsyaAllah mau ngambil pendidikan Matematika dan aku juga bisa membantu ibu di
pasar dan statusku berubah menjadi Pedagang Asin, aku bahagia walau kesedihan
masih tersayat dihati karna ayah tercinta telah mendahuluiku untuk melihat
syurgaNya eumzz. Juga Rika Amalia dia tipe orang yang tak punya cita-cita dalam
hidupnya sugesti-sugesti yang aku masukan serasa ga berguna, saat ia bingung
harus kemana ia mengukir hidupnya aku dengan sedikit iseng dan banyak iseng
mendaftarkan Rika Amalia alias Egog ke Mahad Aly Arrayah bersama Irma Handayani
hingga saatnya tiba ia pergi kesukabumi untuk testing dan sekian lama menanti
akhirnya diantara dua Irma dan rika, Rikalah yang mendapatkannya, padahal ku
tahu Irma yang menginginkan sekolah tersebut, tapi aku yakin Allah itu maha
Adil dan ada satu pelajaran yang bisa aku petik dari peristiwa ini. Bahwa
Boleh jadi
kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,
dan boleh
jadi (pula) kamu menyukai sesuatu,
padahal ia
amat buruk bagimu; Allah mengetahui
sedang kamu
tidak mengetahui.
(al-Baqarah: 216)
Atau
dalam hadist “
Allah tidak akan memberi apa yang kamu inginkan namun Allah akan memberi apa
yang kamu butuhkan”. Dan Allah maha Adil irma memiliki
kesempatan untuk kuliah di IAIC jurusan komunikasi dan kini ia bekerja sebagai
guru paud di desanya.
Kita
hanya bisa berkumpul di SANG BINTANG SCHOOL ngobrol bareng, ketawa bareng, dan
semuanya, sebelum detik-detik memisahkan kita karena takdir yang membawa kita
pada cita-cita besar kita.
Perjalanan
hidup dan dalam mengukir sebuah kehidupan kita meski bergantung pada sang
pencifta karena Sejak pertama kali seseorang membuka matanya di dunia, Allahlah
yang menetapkan setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupannya. Allahlah Yang
Mahakuasa, Mahabijaksana, dan Mahaadil. Semua diciptakan Allah dalam rangka
memenuhi rencana-Nya dan untuk tujuan Ilahiah, sebagaimana difirmankan Allah
dalam sebuah ayat Al-Qur`an, “Sesungguhnya, Kami menciptakan segala sesuatu
menurut ukuran. (al-Qamar: 49) Dalam cahaya kekuasaan dan
kehebatan Allah yang tiada batasnya, manusia hanyalah makhluk yang lemah. Tanpa
kemurahan dan kasih Allah, ia tidak akan bisa bertahan. Melalui kemampuannya
untuk memahami dan mempertimbangkan, manusia dapat memahami sesuatu hanya
seluas apa yang diizinkan Penciptanya. Adalah sebuah keharusan bagi kita untuk
menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah dan maksud-maksud Ilahiah yang telah
ditetapkan-Nya. Apa pun yang kita alami dalam hidup ini, kita harus tetap ingat
bahwa Allah adalah Tuhan yang menguasai seluruh alam semesta dan Dia
mengetahui, melihat, dan mendengar apa yang tidak dapat kita ketahui, lihat,
dan dengar; dan bahwa Allah mengetahui sesuatu yang akan terjadi dan tidak kita
sadari. Demikianlah, kita menyadari bahwa Allahlah yang menyebabkan terjadinya
setiap peristiwa sesuai dengan tujuan ilmiah, yaitu untuk kebaikan kita.
PUISI UNTUK SAHABATKU
Dan kini sahabatku…………………
Aku tak pernah berkubang kelakar dalam
nafas yang sama
Mengarak setiap serpihan cinta jadi cerita
Yang panjang dan menyenangkan
Ada
sejumlah rindu yang jauh mengakar
Pertemanan………
Pertengkaran……..
Canda tawa……..
Jalinan tangan………….
Menyusuri
dimasa-masa dimana angan-angan dan kahyal
Adalah
seonggok cerita putih tak berdalih
Sore memang tak janjikan apa-apa lagi
Tidak juga gaduh suara pertengkaran yang kita jadikan
Karena waktu tak hendak berhenti, tak hendak berbalik
Dan sore semakin redup dan lelah
Tak ada yang dapat dibicarakan lagi
Selain sejumlah kenangan yang menyertai langkah kita masing-masing
Semoga kita meraih apa yang kita inginkan