RENCANA
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SMAN 2 Tasikmalaya
Kelas/Semester : X / 2
Mata Pelajaran :
Matematika-Wajib
Materi
Pokok : Peluang
Alokasi Waktu : 3 × 4 jam pelajaran (45 menit)
A.
Kompetensi
Inti SMA kelas X:
1.
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Mengembangkan
perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan,
gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami,menerapkan,
menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa
ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji,
dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan
dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda
sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi
Dasar
1.1
Menghayati dan
mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.1
Memiliki
motivasi internal,
kemampuan bekerjasama, konsisten, sikap disiplin, rasa
percaya diri, dan
sikap toleransi dalam perbedaan strategi
berpikir dalam memilih
dan menerapkan strategi
menyelesaikan
masalah.Memiliki sikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif
2.2
Mampu mentransformasi diri dalam
berpilaku jujur, tangguh
mengadapi
masalah, kritis dan disiplin dalam melakukan tugas belajar
matematika.
3.1 Mendeskripsikan konsep peluang suatu kejadian
menggunakan berbagai objek nyata dalam suatu percobaan menggunakan frekuensi
relatif.
4.1 Menyajikan hasil penerapan konsep peluang untuk
menjelaskan berbagai objek nyata melalui percobaan menggunakan frekuensi
relatif.
C. Indikator
Pencapaian Kompetensi.
1.
Berdiskusi, bertanya dalam menemukan
konsep dan prinsip peluang melalui pemecahan masalah autentik yang bersumber
dari fakta dan lingkungan;.
2.
Berkolaborasi memecahkan masalah otentik
dengan pola interaksi edukatif;
3.
Berpikir tingkat tinggi dalam
menyelidiki, memanipulasi, dan mengaplikasikan konsep dan prinsip-prinsip
peluang dalam memecahkan masalah otentik.
D. Tujuan
Pembelajaran
Melalui
kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran Peluang ini
diharapkan siswa dapat:
1.
Mendeskripsikan
konsep peluang suatu kejadian menggunakan berbagai objek nyata dalam suatu
percobaan menggunakan frekuensi relatif.
2.
Menyajikan
hasil penerapan konsep peluang untuk menjelaskan berbagai objek nyata melalui
percobaan menggunakan frekuensi relatif.
E. Materi
Pembelajaran
1.
Menemukan Konsep Peluang
dengan Frekuensi Relatif
2.
Pengertian Percobaan,
Kejadian, Titik Sampel dan Ruang Sampel
3.
Cara Penyajian dan Penentuan
Ruang Sampel
4.
Peluang komplemen suatu
kejadian
F. Model/Metode
Pembelajaran
Model : Pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning)
Pendekatan : Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan
saintifik (scientific).
Metode : Menggunakan kelompok
diskusi yang berbasis masalah.
G. Alat/Media/Sumber
Pembelajaran
Media Pembelajaran : Bahan Ajar, Lembar Kerja
Proyek, Power Point
Alat Pembelajaran : Laptop, Penggaris, Dadu,
Uang koin
Sumber Pembelajaran : buku peserta didik,
kemendikbud 2013 hal (365), internet dan lingkungan
H. Kegiatan
Pembelajaran
1.
Pertemuan
Kesatu :
|
Kegiatan
|
Deskripsi
Kegiatan
|
Alokasi
Waktu
|
|
Pendahuluan
|
Pra
Pembelajaran
1. Guru
mengkondisikan kelas dalam suasana kondusif untuk berlangsungnya
pembelajaran.
2. Guru memberikan motivasi tentang
pentingnya memahami Peluang khususnya Konsep Peluang dengan Frekuensi
Relatif dan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
4. Guru
menginformasikan tentang proses pembelajaran yang akan dilakukan termasuk
aspek-aspek yang dinilai selama proses pembelajaran berlangsung.
5. Guru
melakukan apersepsi dengan melakukan pertanyaan secara klasikal yang bersifat
menuntun dan menggali.
|
10 menit
|
|
Inti
|
Fase-1:
Penentuan Pertanyaan Mendasar
Guru
mengemukakan pertanyaan esensial yang bersifat eksplorasi pengetahuan yang
telah dimiliki siswa berdasarkan pengalaman belajarnya yang bermuara pada penugasan
peserta didik dalam melakukan suatu aktivitas.
§ Bagaimana
menentukan peluang kejadian jika uang logam di lempar ?
§ Bagaimana
menentukan peluang kejadian jika dadu dilempar ?
Fase-2.Mendesain
Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project)
·
Guru Mengorganisir
siswa kedalam kelompok-kelompok yang heterogen (4-5) orang. Heterogen
berdasarkan tingkat kognitif atau etnis
·
Guru memfasilitasi
setiap kelompok untuk menentukan ketua dan sekretaris secara demokratis, dan
mendeskripsikan tugas masing-masing setiap anggota kelompok.
·
Guru dan peserta didik
membicarakan aturan main untuk disepakati bersama dalam proses penyelesaian
proyek. Hal-hal yang disepakati: pemilihan aktivitas, waktu maksimal yang direncanakan,
sansi yang dijatuhkan pada pelanggaran aturan main, tempat pelaksanaan
proyek, hal-hal yang dilaporkan, serta alat dan bahan yang dapat
diakses untuk membantu penyelesaian proyek
Fase-3. Menyusun
Jadwal (Create a Schedule)
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk membuat jadwal aktifitas yang mengacu pada
waktu maksimal yang disepakati.
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk menyusun langkah alternatif, jika ada sub
aktifitas yang molor dari waktu yang telah dijadwalkan.
·
Guru
meminta setiap kelompok menuliskan alasan setiap pilihan yang telah dipilih.
Fase-4. Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek
·
Guru Membagikan
Lembar Kerja siswa yang berisi tugas
peroyek dengan tagihan: 1) menuliskan informasi yang secara eksplisit
dinyatakan dalam tugas, 2) menuliskan beberapa pertanyaan yang terkait dengan
masalah/tugas yang diberikan, 3) menuliskan konsep-konsep/prinsip-prinsip matematika
berdasarkan pengalaman belajarnya yang terkait dengan tugas, 4) mengaitkan
konsep-konsep yang dinyatakan secara eksplisit dalam tugas dengan
konsep-konsep/prinsip-prinsip yang dimiliki oleh siswa berdasarkan pengalaman
belajarnya, 5) melakukan dugaan-dugaan berdasarkan kaitan konsep poin 4), 6)
menguji dugaan dengan cara mencoba, 6) menarik kesimpulan
·
Guru memonitoringterhadap aktivitas peserta
didik selama menyelesaikan proyek dengan cara melakukan skaffolding jika terdapat
kelompok membuat langkah yang tidak tepat dalam penyelesaian proyek.
Fase-5. Menguji
Hasil (Assess the Outcome)
·
Guru telah melakukan penilaian selama
monitoring dilakukan dengan mengacu pada rubrik penilaian.yang bertujuan: mengukur
ketercapaian standar, berperan dalam mengevaluasi kemajuan masing- masing
peserta didik, memberi umpan balik tentang tingkat pemahaman yang sudah
dicapai peserta didik, membantu pengajar dalam menyusun strategi pembelajaran
berikutnya.
Fase-6. Mengevaluasi
Pengalaman
·
peserta didik secara
berkelompok melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah
dijalankan. Hal-hal
yang direfleksi adalah kesulitan-kesulitan yang dialami dan cara mengatasinya
dan perasaan yang dirasakan pada saat menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.
Selanjutnya kelompok lain diminta menanggapi
|
160 menit
|
|
Penutup
|
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk menyimpulkan hasil temuan barunya,
· Guru memberikan tugas proyek pada
buku halaman 366 untuk dikerjakan selama satu minggu
|
10 menit
|
2. Pertemuan kedua
|
Kegiatan
|
Deskripsi
Kegiatan
|
Alokasi
Waktu
|
|
Pendahuluan
|
Pra
Pembelajaran
6. Guru
mengkondisikan kelas dalam suasana kondusif untuk berlangsungnya
pembelajaran.
7. Guru memberikan motivasi tentang
pentingnya Pengertian Percobaan, Kejadian, Titik Sampel dan Ruang
Sampel dan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari.
8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
9. Guru
menginformasikan tentang proses pembelajaran yang akan dilakukan termasuk
aspek-aspek yang dinilai selama proses pembelajaran berlangsung.
10. Guru
melakukan apersepsi dengan melakukan pertanyaan secara klasikal yang bersifat
menuntun dan menggali.
|
10 menit
|
|
Inti
|
Fase-1:
Penentuan Pertanyaan Mendasar
Guru
mengemukakan pertanyaan esensial yang bersifat eksplorasi pengetahuan yang
telah dimiliki siswa berdasarkan pengalaman belajarnya yang bermuara pada penugasan
peserta didik dalam melakukan suatu aktivitas.
§ Apa
pengertian peluang
§ Apa
pengertian percobaan, kejadian, titik sampel, ruang sampel ?
Fase-2.Mendesain
Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project)
·
Guru Mengorganisir
siswa kedalam kelompok-kelompok yang heterogen (4-5) orang. Heterogen
berdasarkan tingkat kognitif atau etnis
·
Guru memfasilitasi
setiap kelompok untuk menentukan ketua dan sekretaris secara demokratis, dan
mendeskripsikan tugas masing-masing setiap anggota kelompok.
·
Guru dan peserta didik
membicarakan aturan main untuk disepakati bersama dalam proses penyelesaian
proyek. Hal-hal yang disepakati: pemilihan aktivitas, waktu maksimal yang direncanakan,
sansi yang dijatuhkan pada pelanggaran aturan main, tempat pelaksanaan
proyek, hal-hal yang dilaporkan, serta alat dan bahan yang dapat
diakses untuk membantu penyelesaian proyek
Fase-3. Menyusun
Jadwal (Create a Schedule)
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk membuat jadwal aktifitas yang mengacu pada
waktu maksimal yang disepakati.
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk menyusun langkah alternatif, jika ada sub aktifitas
yang molor dari waktu yang telah dijadwalkan.
·
Guru
meminta setiap kelompok menuliskan alasan setiap pilihan yang telah dipilih.
Fase-4. Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek
·
Guru
Membagikan Lembar Kerja
siswa yang berisi tugas peroyek dengan tagihan: 1) menuliskan informasi yang
secara eksplisit dinyatakan dalam tugas, 2) menuliskan beberapa pertanyaan
yang terkait dengan masalah/tugas yang diberikan, 3) menuliskan
konsep-konsep/prinsip-prinsip matematika berdasarkan pengalaman belajarnya
yang terkait dengan tugas, 4) mengaitkan konsep-konsep yang dinyatakan secara
eksplisit dalam tugas dengan konsep-konsep/prinsip-prinsip yang dimiliki oleh
siswa berdasarkan pengalaman belajarnya, 5) melakukan dugaan-dugaan
berdasarkan kaitan konsep poin 4), 6) menguji dugaan dengan cara mencoba, 6)
menarik kesimpulan
·
Guru memonitoringterhadap aktivitas peserta
didik selama menyelesaikan proyek dengan cara melakukan skaffolding jika terdapat
kelompok membuat langkah yang tidak tepat dalam penyelesaian proyek.
Fase-5. Menguji Hasil (Assess the
Outcome)
·
Guru telah melakukan penilaian selama
monitoring dilakukan dengan mengacu pada rubrik penilaian.yang bertujuan: mengukur
ketercapaian standar, berperan dalam mengevaluasi kemajuan masing- masing
peserta didik, memberi umpan balik tentang tingkat pemahaman yang sudah
dicapai peserta didik, membantu pengajar dalam menyusun strategi pembelajaran
berikutnya.
Fase-6. Mengevaluasi Pengalaman
·
peserta didik secara
berkelompok melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah
dijalankan. Hal-hal
yang direfleksi adalah kesulitan-kesulitan yang dialami dan cara mengatasinya
dan perasaan yang dirasakan pada saat menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.
Selanjutnya kelompok lain diminta menanggapi
|
160 menit
|
|
Penutup
|
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk menyimpulkan hasil temuan barunya,
· Guru memberikan tugas proyek pada
buku halaman 371 untuk dikerjakan selama satu minggu
|
10 menit
|
3. Pertemuan ke tiga
|
Kegiatan
|
Deskripsi
Kegiatan
|
Alokasi
Waktu
|
|
Pendahuluan
|
Pra
Pembelajaran
11. Guru
mengkondisikan kelas dalam suasana kondusif untuk berlangsungnya
pembelajaran.
12. Guru memberikan motivasi tentang
pentingnya memahami Cara Penyajian dan Penentuan Ruang
Sampel dan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari.
13. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
14. Guru
menginformasikan tentang proses pembelajaran yang akan dilakukan termasuk
aspek-aspek yang dinilai selama proses pembelajaran berlangsung.
15. Guru
melakukan apersepsi dengan melakukan pertanyaan secara klasikal yang bersifat
menuntun dan menggali.
|
10 menit
|
|
Inti
|
Fase-1:
Penentuan Pertanyaan Mendasar
Guru
mengemukakan pertanyaan esensial yang bersifat eksplorasi pengetahuan yang
telah dimiliki siswa berdasarkan pengalaman belajarnya yang bermuara pada penugasan
peserta didik dalam melakukan suatu aktivitas.
§ Bagaimana penyajian
dan penentuan ruang?
§ Apa Peluang
komplemen suatu kejadian?
Fase-2.Mendesain
Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project)
·
Guru Mengorganisir
siswa kedalam kelompok-kelompok yang heterogen (4-5) orang. Heterogen
berdasarkan tingkat kognitif atau etnis
·
Guru memfasilitasi setiap
kelompok untuk menentukan ketua dan sekretaris secara demokratis, dan
mendeskripsikan tugas masing-masing setiap anggota kelompok.
·
Guru dan peserta didik
membicarakan aturan main untuk disepakati bersama dalam proses penyelesaian
proyek. Hal-hal yang disepakati: pemilihan aktivitas, waktu maksimal yang direncanakan,
sansi yang dijatuhkan pada pelanggaran aturan main, tempat pelaksanaan
proyek, hal-hal yang dilaporkan, serta alat dan bahan yang dapat
diakses untuk membantu penyelesaian proyek
Fase-3. Menyusun
Jadwal (Create a Schedule)
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk membuat jadwal aktifitas yang mengacu pada
waktu maksimal yang disepakati.
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk menyusun langkah alternatif, jika ada sub
aktifitas yang molor dari waktu yang telah dijadwalkan.
·
Guru
meminta setiap kelompok menuliskan alasan setiap pilihan yang telah dipilih.
Fase-4. Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek
·
Guru
Membagikan Lembar Kerja
siswa yang berisi tugas peroyek dengan tagihan: 1) menuliskan informasi yang
secara eksplisit dinyatakan dalam tugas, 2) menuliskan beberapa pertanyaan
yang terkait dengan masalah/tugas yang diberikan, 3) menuliskan
konsep-konsep/prinsip-prinsip matematika berdasarkan pengalaman belajarnya
yang terkait dengan tugas, 4) mengaitkan konsep-konsep yang dinyatakan secara
eksplisit dalam tugas dengan konsep-konsep/prinsip-prinsip yang dimiliki oleh
siswa berdasarkan pengalaman belajarnya, 5) melakukan dugaan-dugaan
berdasarkan kaitan konsep poin 4), 6) menguji dugaan dengan cara mencoba, 6)
menarik kesimpulan
·
Guru memonitoringterhadap aktivitas peserta
didik selama menyelesaikan proyek dengan cara melakukan skaffolding jika terdapat
kelompok membuat langkah yang tidak tepat dalam penyelesaian proyek.
Fase-5. Menguji Hasil (Assess the
Outcome)
·
Guru telah melakukan penilaian selama
monitoring dilakukan dengan mengacu pada rubrik penilaian.yang bertujuan: mengukur
ketercapaian standar, berperan dalam mengevaluasi kemajuan masing- masing
peserta didik, memberi umpan balik tentang tingkat pemahaman yang sudah
dicapai peserta didik, membantu pengajar dalam menyusun strategi pembelajaran
berikutnya.
Fase-6. Mengevaluasi Pengalaman
·
peserta didik secara
berkelompok melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah
dijalankan. Hal-hal
yang direfleksi adalah kesulitan-kesulitan yang dialami dan cara mengatasinya
dan perasaan yang dirasakan pada saat menemukan solusi dari masalah yang dihadapi.
Selanjutnya kelompok lain diminta menanggapi
|
160 menit
|
|
Penutup
|
·
Guru
memfasilitasi peserta didik untuk menyimpulkan hasil temuan barunya,
· Guru memberikan tugas proyek pada
buku halaman 384 untuk dikerjakan selama satu minggu
|
10 menit
|
I. Penilaian
Hasil Belajar
1.
Teknik Penilaian: pengamatan, penugasan (proyek) dan tes tertulis
2.
Prosedur Penilaian:
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Teknik Penilaian
|
Waktu Penilaian
|
|
1.
|
Sikap
a.
Terlibat
aktif dalam pembelajaran Peluang.
b.
Bekerjasama
dalam kegiatan kelompok.
c.
Toleran
terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
|
Pengamatan
|
Selama
pembelajaran dan saat diskusi
|
|
2.
|
Pengetahuan
a.
Menjelaskan
konsep peluang dalam frekuensi relatif
secara tepat, sistematis,
dan menggunakan simbol yang benar.
b.
Menentukan
peluang dalam frekuensi relatif secara
tepat dan kreatif.
|
Penugasan dalam
bentuk proyeks dan tes
|
Pengamatan
proses pelaksanaan proyek pembelajaran
Hasil
akhir dalam presentase dan laporan
|
|
3.
|
Keterampilan
a.
Terampil
Menyajikan hasil penerapan konsep
peluang untuk menjelaskan berbagai objek nyata melalui percobaan menggunakan
frekuensi relatif
|
Pengamatan
|
Penyelesaian
tugas (baik individu maupun kelompok) dan saat diskusi
|
J. Instrumen
Penilaian Hasil Belajar
Tes tertulis
(contoh
soal)
Hasil percobaan pemerikasaan kualitas 20 lampu led di
suatu perusahaan di peroleh berkulitas baik 12 dan yang buruk 8 lampu.
Tentukanlah frekuensi relatif fari tiap-tiap percobaan tersebut.
1.
Buatlah tabel dari soal di atas?
2.
Tuliskan
strategi–strategi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah!
3.
Dengan
menggunakan salah satu strategi, berapakah frekuensi relatif kualitas baik
4.
Dengan
menggunakan salah satu strategi, berapakah frekuensi relatif kualitas buruk
5.
Apabila semua lampu berkualitas baik, bagaimana strategi yang digunakan
untuk menyelesaikan masalah tsb?
Alternatif Pedoman
Penilaian:
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Skor
|
||||||||
|
a
|
Tabel
yang dibuat oleh siswa
Jika
siswa mampu membuat tabel dengan baik,skornya 2
Jika
siswa mampu membuat tabel tapi belum tepat,skornya 1
Jika
siswa tidak mampu membuat sketsa,skornya 0
|
10
|
||||||||
|
b
|
Masalah-masalah
yang dikemukakan oleh siswa
Jika
siswa mampu mengemukakan masalah dan berkaitan dengan persoalan,skornya 2
Jika
siswa mampu mengemukakan masalah tapi tidak sesuai dengan persoalan yang
diminta,skornya 1
Jika
siswa tidak mampu mengemukakan masalah, skornya 0
|
10
|
||||||||
|
c
|
Strategi-strategi
yang dikemukakan oleh siswa
Jika
siswa mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah dan berkaitan dengan
persoalan,skornya 2
Jika
siswa mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah tapi tidak sesuai dengan
persoalan yang diminta,skornya 1
Jika
siswa tidak mampu mengemukakan strategi pemecahan masalah, skornya 0
|
10
|
||||||||
|
d
|
Alternatif
jawaban :
Siswa
menggunakan tabel untuk menyelesaikan masalah dan memberikan simbol-simbol
matematika yang sesuai
Misalnya
siswa memberikan nama lampu kualitas baik dengan A dan kualitas buruk dengan B
Siswa
dapat mengidentifikasi masalah, bahwa pemecahan masalahnya dengan menggunakan
data tabel.
Menghitung
frekuensi kualitas baik dan buruk.
Dengan
melihat tabel yang ada siswa dapat melihat, nemelaah soal di atas
Diketahui :
frekuensi kualitas baik : 12
frekuensi kualitas buruk : 8
maka frekuensi relatif kualitas baik adalah
frekuensi relatif = frekuensi kualitas baik
total
percobaan
frekuensi relatif bola lampu kualitas baik adalah = 12
20
= 3
5
Diketahui :
frekuensi kualitas baik : 12
frekuensi kualitas buruk : 8
maka frekuensi relatif kualitas baik adalah
frekuensi relatif = frekuensi kualitas buruk
total
percobaan
frekuensi relatif bola lampu kualitas buruk adalah =
8
20
= 2
5
Keterangan
:
Nilai
0 diberikan jika siswa tidak mampu melaksanakan prosedur yang diminta
Nilai
1 diberikan jika siswa mampu melaksanakan prosedur yang diminta tetapi hanya
sebagian
Nilai
2 diberikan jika siswa mampu melaksanakan prosedur yang diminta dengan benar
|
10
20
20
|
||||||||
|
|
Siswa
mungkin memberikan alternatif jawaban yang lain dengan menggunakan segitiga
yang lain sebagai patokannya. Masing diberikan pedoman penskoran dengan
mengacu pada penilaian holistik yang memuat proses pemecahan yang
terutama meliputi pemahaman, komunikasi matematis (ketepatan penggunaan
simbol dan istilah), penalaran (logis), serta ketepatan strategi memecahkan
masalah dan
hasil akhir
|
|
||||||||
|
e.
|
Ide
umum pemecahan masalah yang dikemukakan oleh siswa
Jika
siswa mampu mengemukakan ide pemecahan masalah dan berkaitan dengan
persoalan,skornya 2
Jika
siswa mampu mengemukakan idepemecahan masalah tapi tidak sesuai dengan
persoalan yang diminta,skornya 1
Jika
siswa tidak mampu mengemukakan ide pemecahan masalah, skornya 0
|
20
|
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/2
Tahun Pelajaran : 2013/2014
Waktu Pengamatan : 3 x 4 jam (45 menit)
Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
|
No
|
Nama Siswa
|
Sikap
|
|||||||||||
|
Aktif
|
Bekerjasama
|
Toleran
|
Kreatif
|
||||||||||
|
KB
|
B
|
SB
|
KB
|
B
|
SB
|
KB
|
B
|
SB
|
KB
|
B
|
SB
|
||
|
1
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
11
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
12
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
13
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
15
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
16
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
17
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
18
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
19
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
20
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
21
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
22
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
23
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
24
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
25
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
26
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
27
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
28
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
29
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
30
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
31
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
32
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
33
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
34
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Keterangan:
KB : Kurang baik B : Baik SB : Sangat baik
Indikator sikap aktif dalam pembelajaran peluang
1.
Kurang baik jika menunjukkan sama
sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2.
Baik jika menunjukkan sudah ada
usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum konsisten
3.
Sangat baik jika menunjukkan
sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara terus menerus dan
konsisten
Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
1.
Kurang baik jika sama sekali
tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan
kelompok.
2.
Baik jika menunjukkan sudah
ada usaha untuk bekerjasama
dalam kegiatan kelompok tetapi masih
belum ajeg/konsisten.
3.
Sangat baik jika menunjukkan
adanya usaha bekerjasama
dalam kegiatan kelompok secara terus
menerus dan ajeg/konsisten.
Indikator
sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1.
Kurang
baik jika sama sekali tidak bersikap
toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
2.
Baik
jika menunjukkan sudah ada usaha
untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif tetapi masih belum konsisten.
3.
Sangat baik jika menunjukkansudah ada usaha untuk bersikap toleran
terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus
dan konsisten.
Indikator
sikap kreatif terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1.
Kurang
baik jika sama sekali tidak memunculkan
ide terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
2.
Baik
jika menunjukkan sudah ada usaha
untuk memunculkan ide terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan
kreatif tetapi masih belum konsisten.
3.
Sangat baik jika menunjukkansudah ada usaha untuk memunculkan ide terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan
konsisten.
LEMBAR
PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : X/2
Tahun Pelajaran : 2013/2014
Waktu Pengamatan :
Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
|
No
|
Nama Siswa
|
Keterampilan
|
||
|
Menerapkan
konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah
|
||||
|
KT
|
T
|
ST
|
||
|
1
|
|
|
|
|
|
2
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
|
|
|
4
|
|
|
|
|
|
5
|
|
|
|
|
|
6
|
|
|
|
|
|
7
|
|
|
|
|
|
8
|
|
|
|
|
|
9
|
|
|
|
|
|
10
|
|
|
|
|
|
11
|
|
|
|
|
|
12
|
|
|
|
|
|
13
|
|
|
|
|
|
14
|
|
|
|
|
|
15
|
|
|
|
|
|
16
|
|
|
|
|
|
17
|
|
|
|
|
|
18
|
|
|
|
|
|
19
|
|
|
|
|
|
20
|
|
|
|
|
|
21
|
|
|
|
|
|
22
|
|
|
|
|
|
23
|
|
|
|
|
|
24
|
|
|
|
|
|
25
|
|
|
|
|
|
26
|
|
|
|
|
|
27
|
|
|
|
|
|
28
|
|
|
|
|
|
29
|
|
|
|
|
|
30
|
|
|
|
|
|
31
|
|
|
|
|
|
32
|
|
|
|
|
|
33
|
|
|
|
|
|
34
|
|
|
|
|
Keterangan:
KT : Kurang terampil
T : Terampil
ST : Sangat terampil
Indikator
terampil
menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang
berkaitan dengan menentukan peluang.
1. Kurangterampil jika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan
masalah yang relevan yang berkaitan dengan peluang.
2. Terampil jika menunjukkan sudah ada
usaha untuk menerapkan
konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan
dengan menentukan konsep peluang dalam frekuensi relatif secara tepat, sistematis, dan menggunakan simbol yang
benar..
c.
Sangat terampill,jika menunjukkan adanya
usaha untuk menerapkan
konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan
dengan menentukan konsep peluang dalam frekuensi relatif secara tepat, sistematis, dan menggunakan simbol yang
benar.
Mengetahui tasikmalaya,
September 2014
Dosen Mata
Kuliah penyusun
Hj. Dedeh
widaningsih,M.SI ……………………………..
LEMBAR
KERJA PROYEK
Satuan
Pendidikan : SMA
Kelas/Semester : X / 2
Mata Pelajaran :
Matematika-Wajib
Topik : Peluang
Waktu : 3 × 45 menit
Kelompok :
..............................................................
Tugas Kelompok :...............................................................
Nama Kelompok :
..............................................................
Langkah-langkah penyelesaian proyek:
1.
Siapkan alat/bahan untuk penyelesaian
proyek
2. Tentukan
objek yang akan diamati
3. Lakukan
percobaan berdasarkan jenis tugas yang diberikan
4. Menyajikan
hasil percobaan dalam Lembar Kerja Proyek
5. Diskusikan
dan simpulkan hasil percobaan
6. Sajikan
hasil diskusi dalam diskusi kelas
Sajikan hasil percobaan pelemparan dadu
kita melakukan
percobaan menggunakan dadu bermata 6.Lakukanlah kegiatan melambungkan sebuah
dadu sebanyak 120 kali bersama dengan temanmu satu kelompok. Lakukanlah
kegiatan ini secara bertahap, dan catatlah hasilnya ke dalam tabel berikut:
|
tahap
|
Banyak pelemparan
|
Frekuensi muncul
|
Frekuensi
relatif
|
||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
||
|
1
|
20
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
40
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
60
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
80
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
100
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
120
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
cobalah
diskusikan dengan temanmu beberapa pertanyaan berikut.
1. Sebelum melakukan percobaan, buatlah dugaanmu, apakah banyak (frekuensi)
munculnya mata 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 relatif sama banyaknya?
2. Jika pelemparan dadu tersebut dilakukan 20 sampai 120 kali, buatlah
dugaanmu bagaimana perbandingan frekuensi munculnya mata 1, 2, 3, 4, 5, dan 6?
3. Benarkah dugaan bahwa frekuensi munculnya angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6
hasilnya relatif sama?
4. Benarkah dugaan bahwa frekuensi relatif angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 hasilnya
relatif sama dan nilai perbandingan banyaknya muncul mata 1, 2, 3, 4, 5, dan 6
dengan banyaknya percobaan, nilainya perbandingannya mendekati 1/6?
Kesimpulan
:
..............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
|
Tuliskan Anggota Kelompokmu disini :
1 ……………………………………….
2 ……………………………………….
3 ………………………………………….
4 …………………………………………
5 ………………………………………….
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar