Sahabat
Kini ku berjalan
sendiri mengitari jalan perjuangan yang sedang ku ukir, entah sampai kapan
jalan ini berakhir , namun hari ini aku sedang menikmatinya, berjalan hingga
keringat ku kering yang tak sempat ku usap, dan rasa lelah yang tak sempat ku toleh.
Sahabat
Sempat ku lirik rasa
keluh di hatiku, ketika dalam sebuah perjalanan ku temui rasa sakit yang sangat
menyakitiku, dan rasa kekecewaan yang sangat menyiksaku. Namun percayalah aku
masih bisa untuk tetap meneruskan perjalanan ini.
Sahabat
Ketika ku berbaik
arah, aku melihat jejak-jejak perjuangan yang telah kita lewati, hingga dalam
perjaanan itu kita menenui perempatan yang harus kita lalui sendiri.
Sahabat
Mungkin ketika kau
berjalan sendiri mengitari jalan yang berbeda ada rasa takut, rasa sedih, rasa
sakit, rasa kecewa, bahkan rasa lelah
dalam benak, namun Tenanglah aku juga
merasakan hal yang serupa.
Sahabat
Percayalah pada akhirnya nanti kita akan temui sebuah
titik potong yang akan mempertemukan kita kembali. Walau takdir tak janjikan
apa apa, dan kertas putih pun tak berdalih, namun hembusan nafas yang sama
mengitari setiap cinta menjadi cerita panjang yang menyenangkan.
for : irma handayani, rika amalia, fitriah syarifah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar